Masyarakat Melayu Harapkan Nama T Amir Hamzah Jadi Bandara di Kualanamu

Masyarakat Melayu Harapkan Nama T Amir Hamzah Jadi Bandara di Kualanamu
Bandara Kualanamu

MEDAN~Tokoh dan masyarakat Melayu yang ada di Sumatera Utara berharap agar pemerintah dapat menetapkan nama bandar udara (bandara) yang saat ini sedang dibangun di Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang jadi Bandara Internasional T. Amir Hamzah.

Harapan itu disampaikan oleh Kesultanan Langkat, Kesultanan Deli, Kesultanan Serdang, dan Kesultanan Asahan dalam surat yang dibuat secara resmi oleh masing – masing kesultanan tersebut kepada Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt. Gubsu), Gatot Pujo Nugroho, ST, di kediaman resmi Gubsu, Gedung Gubernuran, Jalan Sudirman Medan, pukul 14.30 WIB, Sabtu (3/3).

Terlihat hadir dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendampingi Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho dalam pertemuan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provsu, Ir H Djaili Azwar, MSi, dan Asisten Administrasi Umum dan Aset Setda Provsu, Drs Asrin Naim, MM.

Sementara dari tokoh dan masyarakat Melayu ada pemangku Sultan Langkat, H Azwar Aziz, Prof HT. Johar Arifin, Prof HT. Syamsul Arifin, T Syarifuddin Siba, T Daniel Mozart, HT. Dirkhansyah Abu Subhan Ali, SE, Ak, H. OK. Azhari, Nurhasanah, S.Sos, Drs H Raudin Purba, perwakilan Kesultanan Deli, perwakilan Kesultanan Serdang, serta perwakilan Kesultanan Asahan.

Dalam pertemuan itu, diungkapkan oleh masing-masing Kesultanan bahwa nama T Amir Hamzah sangat layak dan pantas untuk dijadikan nama bandara bertaraf internasional yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan di Kualanamu, yang berada pada wilayah perbatasan Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai.

Alasan yang disampaikan oleh para tokoh dan masyarakat Melayu itu bahwa sosok T Amir Hamzah adalah seorang sastrawan sekaligus pejuang dan telah ditetapkan oleh pemerintah menjadi pahlawan nasional.

Selain itu, namanya juga sudah banyak dikenal dan digunakan di berbagai daerah di Sumut maupun secara nasional, disamping dia juga adalah putera daerah. Hal lainnya adalah bahwa lokasi pembangunan bandara itu tepat berada dalam wilayah Kesultanan Deli dan Kesultanan Serdang.

Pertemuan dilanjutkan dengan penyerahan surat permintaan sekaligus dukungan resmi dari masing-masing Kesultanan serta tokoh masyarakat Melayu yang dimulai dari Kesultanan Langkat yang diserahkan langsung oleh pemangku Sultan Langkat, HT. Azwar Aziz.

Sementara Sultan Deli tidak dapat hadir dan Sultan Serdang berangkat berobat tadi pagi ke Penang. Demikian juga halnya dengan Sultan Asahan yang berhalangan hadir dalam pertemuan itu dan suratnya diserahkan oleh perwakilan Kesultanan Asahan.

Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho menyampaikan rasa terimakasihnya atas perhatian yang diberikan oleh para tokoh dan masyarakat Melayu terhadap penabalan nama bandara yang rencananya akan mulai beroperasi akhir tahun 2012 ini.

Ia juga menyampaikan bahwa permintaan dan dukungan untuk penambalan nama bandara itu sudah ada juga yang datang dari kalangan masyarakat lainnya.

Sudah Ada Empat Nama

Gatot yang diwawancarai seusai pertemuan menjelaskan bahwa sudah ada empat nama usulan untuk dijadikan nama bandara di Kualanamu itu. “Dengan adanya usulan nama T Amir Hamzah untuk menjadi nama bandara yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan di Kualanamu, berarti sudah ada empat nama yang masuk ke dalam tim penggodokan yang disusun oleh Pemprovsu.

Keempat nama itu adalah Bandara Internasional Sisingamangaraja, Bandara Internasional Kualanamu sebagai tempat lokasi bandara, Bandara Internasional Jamin Ginting, dan Bandara Internasional T Amir Hamzah,” ungkap Gatot.

Menurut Gatot, keempat nama yang diusulkan itu nantinya akan digodok oleh tim yang telah dibentuk oleh Pemprovsu hingga bulan Juni 2012 untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Nanti kita minta kepada Sekda sebagai Ketua Tim untuk membahas dan membuat mekanisme penentuan nama untuk diusulkan kepada pemerintah pusat sebab menurut ketentuan penerbangan internasional bahwa tiga bulan sebelum bandara beroperasi, kita sudah harus melakukan diseminasi dan sosialisasi nama bandara tersebut ke seluruh bandara dan penerbangan internasional,” papar Gatot.

Johar Arifin sebagai Ketua Panitia Pelaksana pertemuan itu menyampaikan kalau nama T Amir Hamzah mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Melayu yang ada. Johar juga menyebut kalau nama Amir Hamzah sudah dibahas dan didiskusikan dengan berbagai pihak termasuk kalangan akademisi.

“Kita sudah melakukan sosialisasi ke berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Riau, dan Medan. Dan kita juga sudah mengkaji pengusulan nama Amir Hamzah ini dengan kalangan akademisi,” terangnya. (SAM)

Dibaca 231 kali