Jokowi Tak Berminat Ikut Pilpres 2014

Jokowi Tak Berminat Ikut Pilpres 2014
Jokowi Metal

Calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak ingin ikut dalam pencalonan presiden dan wakil presiden (wapres) pada 2014, dengan dalih ingin fokus memimpin Jakarta.

“Saya sudah seringkali menyampaikan bahwa saya akan berkomitmen untuk memperbaiki Jakarta. Untuk mengurus pada 20 September (pemungutan suara pilkada DKI Jakarta putaran kedua) saja sudah pusing, apalagi untuk 2014,” kata Jokowi usai acara Halal Bihalal dan Pemantapan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jakarta, Minggu.

Pria yang masih menjabat sebagai Walikota Solo itu juga mengatakan bahwa kompleksitas yang terjadi di Ibukota Negara Indonesia memerlukan perhatian tinggi.

“Jakarta ini bukan urusan enteng, tapi urusan berat dengan banyak masalah. Jadi, itu harus diselesaikan dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Sebelumnya, politisi senior PDIP Taufiq Kiemas menyatakan bahwa Jokowi bisa saja menjadi kader cawapres dari PDIP, mendampingi Prabowo Subianto, kader capres dari Partai Gerindra, pada pemilihan presiden (pilpres) 2014.

Namun demikian, Taufiq meminta Jokowi untuk fokus pada pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, pada 20 September.

Jokowi, bersama dengan Basuki Purnama (Ahok), akan bertarung lagi melawan pasangan calon petahana gubernur Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli pada pemungutan suara putaran kedua.

Pada pemungutan suara, 11 Juli, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta menyatakan pasangan Jokowi-Ahok mendapat perolehan 1.847.157 suara, sementara pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli mendapat 1.476.648 suara.

Kedua pasangan itu akan kembali memperebutkan posisi nomor satu di Ibukota Indonesia pada 20 September.

Taufiq Kiemas: Tak Masalah Prabowo Gandeng Jokowi

Jika memang Wali Kota Solo Joko Widodo alias Jokowi jadi digandeng Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto menjadi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, maka hal itu tidak masalah.

“Tidak ada masalah kok. Itu sah-sah saja (Jokowi jadi Cawapres dari Prabowo),” tutur politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Taufiq Kiemas saat ditemui di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (31/8).

Namun lebih lanjut Taufiq juga menjelaskan, bagaimanapun dirinya tetap pada pendirian yang akan memperjuangkan agar calon presiden dan calon wakil presiden yang akan bertarung di Pemilihan Presiden 2014 nanti dari kalangan anak muda.

“Saya tidak setuju orangtua, saya lebih sepakat anak muda lah,” tutur Taufiq. (ANT/LIPS)

Dibaca 267 kali