Walikota Setuju Penabalan Kembali Nama Jalan Tjong Yong Hian

Walikota Setuju Penabalan Kembali Nama Jalan Tjong Yong Hian
Sekretaris Fraksi Medan Bersatu Dra Lily MBA MH menyerahkan pemandangan umum fraksinya terhadap ranperda tentang Kepariwisataan, Rabu (12/9) pada rapat paripurna diterima Wakil Ketua DPRD Medan Augus Napitupulu, Sabar Sitepu dan Wakil Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin MSi.

MEDAN~Walikota Medan Rahudman Harahap menyatakan tidak keberatan dengan penabalan kembali nama Jalan Tjong Yong Hian menggantikan Jalan Bogor yang dipergunakan sejak pertengahan tahun 1960-an.

Mantan Sekretaris Daerah Tapanuli Selatan ini menilai tidak ada persoalan dengan usulan dari fraksi-fraksi di DPRD Medan yang mengusulkan penabalan kembali nama Jalan Tjong Yong Hian.

“Ah, enggak ada persoalan (dengan penabalan kembali nama Jalan Tjong Yong Hian -red). Lagipula kan memang Mayor Tjong Yong Hian seorang tokoh, kalau saya enggak salah itukan saudara kandungnya Tjong A Fie kan?” kata Walikota kepada sejumlah wartawan di sela-sela rapat paripurna penyampaian nota pengantar empat buah rancangan peraturan daerah (Ranperda) di gedung sementara DPRD Medan Jalan Krakatau Nomor 17 A, Kamis (13/9/2012) sore.

Sebagai informasi, dalam rapat paripurna membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Kepariwisataan, Rabu (12/9/2012), Sekretaris Fraksi Medan Bersatu (F-MB) DPRD Medan, Dra Lily MBA MH, menyampaikan pandangan fraksinya agar Pemko Medan menabalkan kembali nama Jalan Tjong Yong Hian. Usulan itu disambut baik oleh seluruh fraksi di DPRD Medan, termasuk F-PDI Perjuangan, F-PAN, F-PD, dan lainnya.

“Kan lagi pula begini, nama-nama jalan di kawasan Medan Kota itu kan umumnya enggak ada kaitannya sama kita. Macam Jalan Kalimantan, Jalan Surabaya, dan lainnya, apa kaitannya sama Kota Medan? Tak ada kan. Jadi, ya sudahlah, enggak apa-apa, enggak ada persoalan dengan penabalan kembali nama Jalan Tjong Yong Hian,” kata Walikota.

Jalan Soekarno Hatta
Walikota Medan juga memberikan reaksi positif terhadap dua usulan nama jalan, yakni Jalan Soekarno-Hatta yang diajukan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan, dan Jalan GM Panggabean yang diajukan oleh Keluarga almarhum GM Panggabean dan ragam subetnis Batak saat beraudiensi dengan Walikota Medan di Kantor Walikota Jalan Kapten Maulana Lubis beberapa bulan lalu.

Soal Jalan Soekarno-Hatta, Walikota menyebutkan hal itu sangat penting mengingat keduanya adalah tokoh nasional dan founding fathers Bangsa Indonesia. Ia ingin agar masyarakat mengetahui kalau pemberian nama Jalan Soekarno-Hatta merupakan murni bukti rasa hormat Walikota terhadap keduanya, dan tidak berbau politis.

“Hanya saja, saya masih agak bingung, di mana mau kita bikin Jalan Soekarno-Hatta. Tetapi kayaknya ringroad itu cocok ya jadi Jalan Soekarno-Hatta,” kata Walikota.

Ringroad yang dimaksud Walikota adalah jalan baru dan besar yang terletak Kecamatan Medan Sunggal, dan berada di antara Jalan Ngumban Surbakti Kecamatan Medan Selayang dan Jalan Asrama Kecamatan Medan Helvetia.

Kemudian, untuk Jalan GM Panggabean, Walikota mengatakan kemungkinan besar akan ditabalkan dari mulai kawasan patung Sisingamaraja hingga jalan raya yang mengelilingi kawasan stadion Teladan.

“Jadi, kalau Jalan GM Panggabean kami rencanakan dari mulai kawasan patung Sisingamangaraja hingga seluruh jalan yang menglilingi stadion Teladan,” tegas Walikota Medan. (RIK)

Dibaca 139 kali