Longsor terjadi di empat kecamatan di Tasikmalaya

Longsor terjadi di empat kecamatan di Tasikmalaya
Ilustrasi Longsor

TASIKMALAYA~Bencana alam tanah longsor terjadi di empat kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, selama memasuki musim hujan sejak sepekan terakhir.

“Seperti kejadian kemarin (Jumat) longsor terjadi di Cigalontang ada dua titik terus di Salawu,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Yadi Yuliadi saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (20/10/2012).

Selain Salawu dan Cigalontang, daerah yang dilanda bencana longsor terjadi di Kecamatan Sariwangi dan Gunung Tanjung.

Namun bencana alam yang selalu terjadi saat musim hujan itu, tidak menimbulkan korban jiwa atau luka-luka.

“Alhamdulilah tidak ada korban jiwa selama peristiwa longsor yang terjadi di Tasikmalaya,” kata Yadi.

Berdasarkan kajian BPBD, ancaman bencana alam seperti longsor di Kabupaten Tasikmalaya cukup tinggi.

Tercatat ada 19 kecamatan dari 36 kecamatan rawan bencana longsor sehingga menjadi perhatian masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan pada musim hujan.

Kecamatan yang rawan bencana longsor yakni Sukahening, Rajapolah, Sariwangi, Cisayong, Cigalontang, Salawu, Mangunreja, Puspahiang, Culamega, Sodonghilir, Bojonggambir, Taraju, Bantarkalong, Jatiwaras, Salopa, Karangjaya, Gunungtanjung, Sukaraja, dan Bojongasih.

Bahkan wilayah Kabupaten Tasikmalaya menempati urutan kedua setelah Kabupaten Garut daerah yang rawan terjadi berbagai bencana alam, selain longsor juga pergeseran tanah, puting beliung, tsunami dan letusan gunung berapi.

“Dengan urutan kedua ini berarti kita, pemerintah daerah, perlu waspada, khususnya masyarakat di wilayah rawan bencana,” katanya.(ANT)

Dibaca 88 kali

Berita Terkait