Forsu : Kejatisu Lamban Tangani Kasus Korupsi di Sumut

Forsu : Kejatisu Lamban Tangani Kasus Korupsi di Sumut
LSM PERINTIS : Ganyang Koruptor!

Tanggal 09 DESEMBER 2012 Merupakan Hari Anti KORUPSI Se DUNIA maka Kami Segenap Pengurus FoRSU (Forum Rakyat Sumatera Utara)dan GARDA SUMUT (Gerakan Rakyat Daerah Sumatera Utara) Menyampaikan….
*PERNYATAN SIKAP *
Hidup Rakyat..
Tangkap Dan HUKUM GANTUNG Koruptor…
Salam perjuangan rakyat menggugat………

Korupsi adalah Kasus yang paling tenar di negri kita tercinta ini dalam menghancurkan moral bangsa,,Korupsi telah merusak sendi-sendi Perekonomian Negara ini baik yang dilakukan Elite politik kelas kakap, kepala daerah, kepala dinas, Kepala-kepala bagian dan lain nya

Yang paling ironisnya aparatur penegah hukum Bahkan Menteri dinegri ini Juga ikut terlibat dalam pencurian uang negara yang membuat negri ini menjadi tidak karuan dan tak tentu arah.

Pencuri uang Negara atau Korupsi tidaklah dilakukan sendiri melainkan secara bersama-sama, dimana para pelaku koruptor tidak lagi segan-segan melakukan pencurian uang Negara dikarenakan hukuman dinegri ini sangat lah ringan dari pada hukuman seorang pencuri seekor ayam,

Koalisi para koruptor akan menentukan orang-orang mereka untuk duduk menjadi kepala-kepala dinas, kepala-kepala daerah, dan juga elit-elit di dewan perwakilan rakyat. permasalahan proyek fiktif, mark up sampai kepada permainan-permainan tender proyek dan tumpang tindih proyek di dinas-dinas Sumatera utara dan daerah-daerah kabupaten/kota khususnya dan Republik Indonesia umumnya

Serta permainan-permainan para koruptor dengan para oknum-oknum instansi hukum di sumatera utara ini Sepertinya sudah sangat mengkawatirkan sehingga membuat provinsi sumatera utara mendapat rengking ke 3 se Indonesia menjadi daerah terkorup, para pelaku koruptor melakukan apa saja agar permasalahan korupsi yang dilakukan nya tidak segera diproses secara hukum namun dipeti es kan alias di diamkan.

Ini menandakan indikasi adanya sistem-sistem yang di bangun para pelaku koruptor Dengan aparatur hukum Yang Kami duga Kuat MAKELAR Kasus Menjadi pasilitator Dalam membekukan Dugaan Kasus Korupsi di sumatera utara.

Ini Ditandai dengan ditetap kan nya seorang tersangka namun tidak pernah diperiksa apa lagi ditahan yang bukan rahasia umum lagi di sumatera utara yaitu pada kasus dugaan korupsi BANSOS Dan TAPSEL dimana yang diproses dan dihukum bukan lah orang yang paling bertanggung jawab dalam dugaan korupsi yang dilakukan nya yang hanya menerima perintah untuk melakukan pembayaran yang jelas-jelas pemberi perintah lah yang seharusnya diproses dan ditahan.

Pernyataan Kepala kejaksaan tinggi sumatera utara sewaktu baru menjabat sangat lah tegasnya akan melakukan pembersihan terhadap pelaku-pelaku korupsi di Sumatera utara Tanpa pandang bulu/tebang pilih.

namun apa yang di ucapkan kami nilai hanya lah sebuah pernyataan yang sangat bertolak belakang dengan yang diharapkan, ini dilihat Dengan kasus dugaan Korupsi dana BANSOS, Juga Dugaan Korupsi RSU PRINGADI medan, yang sampai hari ini hanya menahan Bendahara yang bukan lah merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas terjadinya kerugian uang Negara yang mencapai ratusan milyar rupiah

bahkan kalau Kepala kejaksaan tinggi sumut komitmen untuk membongkarnya bisa mencapai nilai yang sangat pantastis hingga TERLIUNAN Rupiah uang Negara yang Dicuri melalui dana BANSOS.

Kami Menduga Kuat Permainan MAKELAR-MAKELAR Kasus Telah Masuk dan Gentayangan Di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Sehingga Membuat Kasus-Kasus Korupsi di Sumut Menjadi BEKU dan jalan ditempat atau masuk Peti Es.

Sesuai dengan hal –hal diatas Dihari Anti Korupsi Sedunia ini yang jatuh pada Tanggal 9 Desember Kami Menginginkan Agar Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Untuk Komitmen Dalam Memberantas Korupsi Atau Bapak Labih Baik Mundur Karena Kami Nilai Lamban dan Tidak Mampu, dapat kami sampai kan ada nya dugaan korupsi Pada Dinas Provinsi dan juga kabupaten kota yang mengakibatkan terjadinya kerugian Negara Sebagai berikut:
#PDAM Tirta Wampu Kabupaten LANGKAT#
Proyek pekerjaan pembangunan Sarana Air Bersih Di Desa Batu Malenggang Dengan Anggaran Rp.11 milyar yang diduga kuat tidak Sesuai spesifikasi Teknis dan Hilangnya kabel sepanjang 500 Meter dikarenakan proyek tersebut terbengkalai dan anggaran daerah menjadi mubazir.
Pembayaran tagihan rekening listrik yang diduga fiktif sehingga perusahaan Terkena Denda Sebesar Rp.229,967,790 akibat perusahaan diduga telah melakukan pencurian arus listrik.
Pengambilan uang tanpa prosedur dari kas Perusahaan sebesar Rp.100,000,000; dengan hanya menggunakan tanda terima kwitansi pinjaman pada tanggal 12 juli 2012 dan Sebesar Rp.20,000,000; pada Tanggal 19 Juli 2012.
Hasil Audit Kenerja Tanggal 22 Juli 2009 No.3184/PW02/4/2009.Sebesar Rp.2,155,000 Dan Sebesar Rp.150,000,000 Belum dapat dipertanggung jawabkan.
Akun Aktiva Tetap dan hutang Usaha yang tidak dapat diyakini kewajarannya Berdasarkan Laporan keuangan Tahun 2010 dengan nilai Buku Aktiva Tetap sebesar Rp.8,050,736,725; Dan Saldo Hutang Usaha Sebesar Rp.701,573,990
Terdapat Piutang Air Dan Non Air Termasuk juga kelompok Piutang tak tertagih Sebesar Rp.2,754,516,377; yang tidak tertagih selama 2 tahun berdasarkan Saldo Per 31 Desember 2010 Adalah Sebesar Rp.6,610,515,390;yang Di Klasifikasi sebagai Hutang Tak Tertagih
Terdapat Saldo Hutang Pegawai Per 31 Desember 2010 Sebesar Rp.691,309.999; dan Yang meninggal dunia Sebesar Rp.3,481,880
Kondisi Keuangan PDAM Tirta Wampu Tidak Sehat Berdasarkan Laporan keuangan Tahun 2010 Dengan Kerugian Mencapai Rp.45,831,434,424; Dengan Saldo Ekuitas Yang Negatif Sebesar Rp.32,930,349,885;
Total hutang Sebesar Rp.47,252,836,102;Dengan total Aktiva sebesar Rp.14,322,486,217;
Saldo Kas Sebesar Rp.602,379,973 Dengan Hutang Lancar Mencapai Rp.43,551,367,281,-

#Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten LANGKAT#
Alokasi dana bagi hasil sumberdaya alam perikanan dan kelautan senilai Rp.118,805,631,00; terlambat diterima oleh pemerintah kabupaten langkat.
Pengolahan dana Saver TA.2009.Rp.9M,-TA.2010.Rp.7M Dan TA.2011, 7M yang diduga kuat terjadi penyimpangan. Diduga kuat bantuan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi dan terjadi Kolusi,korupsi dan nepotisme(KKN).
Pengadaan sarana produksi Laut Senilai Rp.794,250.000.00; Tidak sesuai ketentuan diduga hanya sebagai pormalitas dan dilakukan pemecahan kontrak proyek.
Pembangunan BBI di Desa Timbang Lawang kec.Bahorok Senilai Rp.1,2 milyar diduga Sarat korupsi.
Pembangunan BBI di Desa Paluh Pakih Kec.Batang serangan senilai Rp.1,6 Milyar diduga Sarat korupsi.
Dugaan penyimpangan dana Restoking Udang Galah dan Kepiting Bakau Senilai Rp.600 juta diduga kuat terjadi penyimpangan
Bantuan Mesin dan Kapal Boat untuk nelayan tidak sesuai spesifikasi dan diduga telah terjadi Mark-up.

#Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten LANGKAT#
Harga Satuan Pekerjaan Dalam Kontrak Pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Langkat Diperhitungkan Lebih Tinggi Dari Seharusnya Sebesar Rp1.945.068.961,55.
Pelaksanaan Pekerjaan Pemeliharaan Periodik dan Peningkatan Jalan Dengan Menggunakan Bahan Material Hotmix Memboroskan Keuangan Daerah Minimal Sebesar Rp980.854.000,00
Terdapat Pelaksanaan Pekerjaan Pada Dinas Pekerjaan Umum Dilaksanakan Tidak Sesuai Dengan Kontrak Sebesar Rp1.062.814.594,15
Terdapat Pekerjaan Tidak Sesuai Spesifikasi Kontrak, Sehingga Berpotensi Merugikan Keuangan Daerah Sebesar Rp230.059.004,51dan Belum Dikenakan Denda Keterlambatan Pekerjaan Minimal Sebesar Rp532.011.850,00 TA.2009
Terdapat kekurangan volume/Fisik Pekerjaan Pada beberapa Kegiatan Belanja barang yang Terindikasi Merugikan keuangan Daerah senilai Rp.674,103,826,28;
Terdapat kekurangan Volume/fisik pekerjaan Pada kegiatan belanja modal yang terindikasi merugikan keuangan daerah Senilai Rp.135,958,644,20;
Dinas Pekerjaan umum kabupaten langkat Dalam perhitungan nya lebih tinggi dari harga pasar senilai Rp.371,065,200,
Pekerjaan pemeliharaan gedung Kantor senilai Rp.194,596,170,00; Dinas Pekerjaan umum Langkat dalam pelaksanaannya melakukan pemecahan kontrak
Dalam berita acara pemeriksaan barang proyek pengadaan peralatan dan perlengkapan Kantor Pekerjaan umum (PU)Langkat diduga FIKTIF menyebabkan kebocoran uang Negara senilai Rp.160,945,000,00;
Pekerjaan Reperasi Alat-alat Berat Dump truck,pengadaan peralatan dan perlengkapan Kantor Dinas Pekerjaan umum Kab.Langkat senilai Rp260,500,000,00; Dilakukan dengan penunjukan langsung.
Proyek Addendum Kontrak 24 Pengadaan barang dan jasa Pada Dinas Pekerjaan umum (PU) Kab,Langkat Senilai Rp.8,915,797,000,00; Tidak sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis dan 2(dua) Kontrak belum diselesaikan.
Proyek Pelaksanaan Pemeliharaan Rutin Jalan senilai Rp.903,500,000,00 dan Proyek Pergantian/ Pembangunan Jembatan Rp.189,400,000,00; Tidak terlaksana sepenuhnya/terbengkalai menyebabkan bocor nya keuangan daerah.

#Dinas Pendidikan Dan Pengajaran Kabupaten LANGKAT#
Pada kegiatan Proyek Pengadaan Belanja Alat Tulis Kantor Dinas Pendidikan dan pengajaran Kabupaten Langkat senilai Rp.1,573,096,819,00; yang tidak dipertanggung jawabkan oleh Sekolah-sekolah yang menerima,Adanya Mark-up Proyek yang tidak sesuai Bestek pada Pekerjaan Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMAN Sei Lepan Senilai Rp.944,200,000,00;, Dugaan Korupsi Dana DAK TA.2011 Senilai Rp.30 milyar, Dan Kasus Block Grand di 73 SMP Se-kabupaten Langkat Yang merugikan keuangan Negara mencapai Rp.900 jt Yang mengakibatkan Keboraran uang Negara mencapai Puluhan milyar rupiah.

#Dinas PETANIAN Provinsi Sumatera utara#
Dugaan Mark up Belanja pakaian Dinas harian dan pakaian khusus hari-hari tertentu. Dugaan Mark up belanja kendaraan oprasional roda empat (4) eselon III TA. 2009 dan 2010,terdiri dari mobil Kabid dan kepala UPT senilai Rp. 2.000.000.000
Dugaan mark up dan fiktif rehab pagar pengaman pekerjaan jl. Lingkungan kantor dan renovasi ruang kerja staf kantor di Dinas pertanian Sumut dimana diantaranya dianggarkan setiap tahun pada TA. 2009,2010,dan 2011 yang diduga sebagian fiktif
Dugaan korupsi renovasi gedung kantor UPT BPPH-1 TA. 2009. Dugaan korupsi pengadaan benih padi non hibrida sejumlah 70 rb/kg TA.2009 dan 2010.
Dugaan korupsi pengadaan benih padi dan palawija dalam program peningkatan produktifitas pangan sumut TA 2010.
Dugaan korupsi peningkatan produksi tanaman jagung dibeberapa Kab/kota TA. 2009 dan 2010 Diantaranya :Kab karo,Kab samosir,Kab tapanuli utara,Kab tapanuli selatan,dan Kab simalungun
Dugaan korupsi pada Pengadaan Alat Atomic Absorption Spectphotometer (AAS)TA.2010 SenilaI Rp.1.894.410.000 yg diduga Mark-up harga dan tidak sesuai Spesipikasi Teknis.
Dugaan korupsi Pada kegiatan Renovasi Gedung Kantor BPTPH I medan TA.2010 Senilai Rp.1.000.000.000 Yang Diduga sarat permainan dan tidak sesuai Spesifikasi teknis Kerja.
Dugaan Mark up Anggaran Biaya Oprasional kenderaan Roda 2 (DUA) Petugas Pengamat hama penyakit (PHP) PAda Upt.BPTPH TA.2010 Senilai Rp.248.400.000. yang diduga terjadi penggelembungan dana oprasional tersebut.
DugaanKorupsi pada kegiatan Penerapan SLPHT pada tanaman Hortikultura TA.2010 Senilai Rp.300.000.000. Diduga anggaran digelembungkan.
Dugaan Korupsi Pada panjar kegiatan APBN 2011 Senilai Rp.36.020.000 Yang diduga fiktip.
Dugaan korupsi pengadaan bantuan Kepada petani Dalam rangka mendukung peningkataqn pruduk&Produksi pertanian Yaitu pengadaan HAND TRAKTOR Sebanyak 27 unit.Senilai Rp.1,050.500.000; dengan rincian 25 unit Hand traktor an 2 unit TR.Multi guna.
Pengadaan Alsintan Bantuan kepada petani dalam mendukung peningkatan produk&produktivitas pertanian Berupa 10 unit POWER THRESER Senilai Rp.188,000,000
Pengadaan Alsintan Bantuan kepada petani dalam mendukung peningkatan produk&produtivitas Berupa 10 unit CORN SELLER senilai Rp.170,500,000
Pengadaan Alsinta Bantuan petani dalam mendukung Peningkatan produk&produktivitas berupa 2 Unit RMJ senilai Rp.112.750.000;
Pengadaan Alsintan bantuan kepada petani dalam mendukung produk&produktivitas Berupa 3 unit SEED CLEANER Senilai Rp.79.280,000;
Pengadaan Alsinta Bantuan kepada petani dalam mendukung Peningkatan Produk&Produtivitas Berupa 12 unit Pompa air Senilai Rp.222,090,000; terdiri dari Pompa air Unit 6 inci,5 unit 3 inci dan 5 unit 2inci.
Pengadaan Alsinta Bantuan kepada petani dalam mendukung peningkatan produk&produktivitas Berupa PENCACAH KOMPOS 2 Unit Senilai Rp.88,814.000;
#Dinas KESEHATAN Provinsi Sumatera Utara#
• Pada Proyek Pekerjaan Rehab Gedung Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Senilai Rp.946,463,000.TA.2011
• Pada Proyek Pekerjaan Rehab Gedung kantor Dinkes Dijalam Kapten sumarsono Senilai Rp.651 juta.TA.2011
• Pengadaan Alat Kedokteran Umum Pada Upt.RS,Kusta Pulau Sicanang Senilai Rp. 1.789.248.890,00 yang dilaksanakan oleh CV.Kencana BIna Medika Sumber Dana APBD TA.2012
• Pengadaan Alat Kesehatan Untuk RSU.DR FL Tobing Sibolga Senilai Rp.14,984,999,700 yang dilaksanakan PT.TIARA DONYA Sumber dana APBD TA.2012
• Pengadaan Alat Kedokteran Dan kesehatan Untuk RS.Islam Al Ummah Senilai Rp.1.170.702.500. yang dilaksanakan PT.Siyfa Bersaudara. Sumber Dana APBD.TA.2012
• Rehab Kantor Gedung Dinkes Dijalan Kapten Sumarsono Senilai Rp.988,290.000 yang dilaksanakan CV.DEDDY KURNIA. Sumber dana APBD TA.2012
• Pengadaan Alat kedoteran Mata dan alat Kesehatan Untuk RSU.Djasamen Saragih Senilai Rp.9.087.817.011 yang dilaksanakan PT.MEGA KASIH. Sumber dana APBD TA.2012
• Pengadaan Alat Kedokteran Dan kesehatan untuk RSU.Muhamadiyah Di Kabupaten Batu Bara Senilai Rp.11,008,474,488. Yang dilaksanakan Oleh PT.Rajawali Nusindo. Sumber Dana TA.2012
• Pengadaan Alat Kesehatan Untuk RSU.BANDUNG Medan Senilai Rp.1,376,650,000. Yang dilaksanakan Oleh CV.BEDAGAI JAYA. Sumberdana APBD.TA.2012
• Pengadaan Alat Kedokteran,Kesehatan Dan KB untuk Kota Binjai Rp.8,270,634,000. Yang dilaksanakan oleh PT.CAHAYA ANAK BANGSA Sumber dana APBD TA.2012
• Pengadaan Alat Kedokteran,Kesehatan dan KB Obat-obatan Untuk Kota Binjai Senilai Rp.13,837,312,500 yang dilaksanakan oleh PT KIMIA FARMA TRADING & DISTIRIBUTION sumber dana APBD TA.2012
Yang Kami duga Sarat permainan Dan tidak sesuai spesifikasi dan Perprtes 54 juga kuat Dugaan terjadi Mark-up Harga pada pelaksanaan kegiatan diatas Terutama pada pengadaan alat kesehatan yang merugikan keuangan Dearah mencapai puluhan milyar rupiah.

#Kanwil Departemen Agama Provinsi Sumatera Utara#
pada kegiatan Bantuan imbal swadaya kepada madrasahmadrasah negeri (MAN, MTsN dan MIN)berupa ruang kelas baru senilai Rp11.344.500.000,00, dan bantuan komputerdan meubelair senilai Rp3.421.261.082,00 Yang tidak dicatat dalam Laporan Keuangan Kanwil Depag Provinsi Sumatera Dengan total jumlah Rp14.765.761.082,00, yang Diduga Gedung dan Bangunan Dilaksanakan Tidak sesuai Dengan Spesifikasi Teknis Kerja Dan Melanggar Peraturan Perundang-Undangan Juga Realisasi Belanja Modal Senilai Rp.268.250.000,00 Pada Proyek Pengadaan Kalender Hijiriah,Buku Saku Prosedur Pencatatan Nikah, Buku Formulir Persyaratan Nikah serta pengadaan Alat Misadan Organ yang ditujukanuntuk diserahkan kepada pihak Gereja Katolik Pada TA.2008 Yang kami duga Tidak sesuai Spesifikasi.
*Dugaan Korupsi Rumah Sakit Umum Pringadi Medan*
Klaim PT.ASKES pelayanan atas pelayanan pencucian darah pasien askes pada instalasi Hemodialisa yg tidak tercatat senilai Rp.2.285.924.900
Penerimaan pada instalasi Farmasi yang tidak dicatan dan dilaporkan sebagai penerimaan RSPM sebesar Rp.11,625,046,868;
Soal swakelola pembagian hasil pada instalasi tidak sesuai ketentuan dan terjadi pembayaran ganda pengguna jasa pelayanan sebesar Rp.557,018,253:
Juga ditemukan indikasi kuat dalam pengaturan penetapan Lelang Ikatan kerjasama system impormasi RSPM yang membebani anggaran rumah sakit pringadi medan berpotensi merugikan keuangan daerah sebesar Rp.3,231,599,070;
keterlabatan pelaksanan proyek yang tidak dikenakan denda/sanksi yang merugikan RSPM sebesar Rp.563,317,190;
Penyimpangan atas penetapan PT.ARD sebagai pemenang lelang pembangunan lanjutan gedung rawat inap kelas III dengan kerugian daerah sebesar Rp.869,850,700;
penyelewengan dana Sistem Informasi Rumah Sakit (SIR) Pirngadi Medan Rp7,7 miliar

#Dinas Perikanan dan kelautan Kota Medan#
Yaitu adanya indikasi Korupsi pada Dinas Peternakan Sumut Dan Dinas Perikanan Dan Kelautan Kota Medan yaitu Pengadaan bantuan sapi sebanyak 14(empat belas) ekor dari pemerintah pusat sumber dana APBN T.A 2011yang akan direalisasikan untuk pembuatan pupuk kompos diduga dianggarkan lagi di Dinas Perikanan Dan Kelautan Kota Medan pada APBD T.A 2011 sebesar Rp.200.000.000,- yang diduga paket tersebut tumpang tindih
# DINAS PENDIDIKAN KOTA MEDAN#
Adapun permasalahan yang terkait pada Dinas Pendidikan Kota Medan yaitu Permasalahan terkait dugaan ketersangkaan yang telah diproses pihak Kejari dan Polresta disektor Medan Kota dengan nomor Pol:LP/1494/XII/K.12/2005 Tgl. 20 Desember 2005 Yang Menyangkut Sekretaris Pendidikan Kota medan, Maka Kami Meminta kepada Kepala Dinas dan KOORDINATOR LAPANGAN DPRD Medan agar mengusulkan pergantian Sekretaris Pendidikan karena pernah tersandung pidana dalam kasus dugaan penggelapan dan penipuan karena kami menilai tidak pantas menduduki jabatan strategis tersebut, Juga adanya Proyek Pembangunan yang kami pantau dilapangan terjadi ketidak sesuaian speksifikasi teknik kerja dan melenceng dari Perpres 54 Khususnya pada rehabilitasi perpustakaan yaitu pada paket pekerjaan proyek pembangunan rehabilitasi sebagai berikut:1. SDN 064034 JL.SUKA LUHUR Senilai Rp.278.000.000,- 2.SDN 060930 Jl.Karya jaya Senilai Rp.139.000.000,- 3.SD SWASTA YAPERI Jl. Pintu Air IV Senilai Rp. 374.500.000,- 4.SD Swasta Darma Jl. Karya Sehati Senilai Rp.278.000.000,- 5.SDN 060793 Jl. Brigjend Katamso Gg. Perbatasan Senilai Rp.208.500.000,- 6.SDN 060899 Jl. B. Katamso Gg. Perbatasan Rp.208.500.000,- 7.SD Swasta YAPENNA 45 Jl.B.Katamso Gg. Kopi 4 Senilai Rp.208.500.000,- 8.SDN 067249 Jl. Baut T. 600 Senilai Rp.347.500.000,- 9.SDN 064998 Jl. AMD Link XXII Senilai Rp.208.500.000,- 10.SD Swasta Salsabila Jl. Young Panah Hijau Gg. Tambak Senlai Rp.347.500.000,- 11.SD Swasta Bina Taruna III Jl. Marelan Raya Senilai Rp.208.500.000,- 12. SD Swasta Harapan Mulia Jl. Pasar I Tengah Senilai Rp.208.500.000,- 13.SD Swasta An-Najwa Jl. Datuk Rubiah Senilai Rp.278.000.000,- Terutama Pada pekerjaan rehabilitasi Bangunan Perpustakaan yang kami pantau dilapangan tidak sesuai spesifikasi teknis dan tidak sesuai spek. Kami Juga meminta Kejaksaan Tinggi Sumut Segera Menangkap Panitia Tender Proyek APBD TA.2012 Yang Membatalkan Proses tender Tersebut Tanpa Alasan Yang jelas Juga Diduga Kuat Tidak sesuai Peraturan Per undang-undangan Yang mengakibatkan Kerugian Uang Negara mencapai milyaran Rupiah.Dunia Pendidikan Kota Medan Harus maju dan Tidak Dipimpin Oknum-oknum Yang Pernah Tersandung Kasus Yang Jelas-jenas jauh Bertentangan Dengan Norma-norma Pendidikan.
#Dinas Perdagangan dan Perindusrian Kota Medan (Disperindak)#
Proyek Repitalisasi Pasar Kapuas Senilai Rp.3 Milyar Yang bersumber Dana Hibah Kementrian Dan Perdagangan Republik Indonesia Sumber Dana APBN.TA.2012 Yang Kami Duga Sarat Korupsi dan Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis Kerja yang mengakibatkan Negara mengalami kerugian Mencapai Milyaran Rupiah Juga terindikasi kuat adanya permainan kotor MAFIA Proyek yang kami duga kuat dilakukan secara Bersama-sama (Berjamaah) Oleh Oknum-Oknum Didinas Disperindak Kota Medan
Dugaan Korupsi berjamaah di Kampus IAIN SUMATERA UTARA Pada pembangunan gedung PPS 3 (Tiga) lantai di Kampus IAIN SUMUT yang menghabiskan anggaran Rp.24 Miliar lebih karena tidak sesuai dengan speksipikasi teknis kerja dan mengakibatkan kebocoran uang Negara mencapai miliaran rupiah.
Sesuai Dengan Dugaan Korupsi Diatas Di Hari Anti KORUPSI Se Dunia Ini kami Dari LSM FoRSU (Forum Rakyat Sumatera utara) dan GARDA SUMUT (Gerakan Rakyat Daerah Sumatera utara) Menyampaikan pernyataan sikap Sebagai berikut:

1. Meminta Kepada Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia Agar Segera Merekomendasikan Pergantian Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Yang Kami nilai Lamban Dan Tidak Mampu.

2. Meminta Kejaksaan Agung Melalui Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Agar Memeriksa Jaksa-Jaksa yang Terlibat dalam Pemeriksaan Dugaan Korupsi Diatas. Dan Menjatuhkan Sanksi Tegas.

3. Meminta Kepada Kejaksaan Tinggi Melalui Asisten Pidana KHUSUS Agar segera Melakukan Pemeriksaan dan Penahanan terhadap Pelaku Lain pada kasus dugaan korupsi Diatas yang kami nilai beku dan jalan ditempat.

4. Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Segera Melakukan Pembersihan Dan Menangkap Terhadap Makelar-makelar Kasus Yang Gentayangan Di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

5. Meminta Kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera utara Melalui Asisten Pengawasan agar Memeriksa Jaksa-Jaksa yang terlibat dalam pemeriksaan dugaan korupsi pada dinas dikabupaten LANGKAT Dan KOTA MEDAN yang sampai saat ini kami nilai Lamban dan mengambang.

6. Meminta Kepada Plt.Gubernur Sumatera utara agar segera Melakukan Pencopotan terhadap Kabiro Umum Pemprovsu dan Kepala dinas KESEHATAN,KANWIL DEPAG Dan PERTANIAN Provinsi Sumatera Utara juga Kepala Bagian Yang Di Duga Ikut Dalam Melakukan Pencurian Uang Negara

7. Meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera utara Agar Mendesak dan mengawal Proses Pemeriksaan terhadap dugaan korupsi diatas.

8. Jangan jadikan Jabatan ANDA Membuat Provinsi Sumatera utara menjadi provinsi TerKORUP di Indonesia.

Apabila dalam waktu 7 kali 24 jam masalah dugaan korupsi Diatas belum juga dilakukan pemeriksaan dan Penahanan Terhadap pelaku yang paling bertanggung jawab,maka kami akan melaporkan dugaan korupsi diatas ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.
Demikian Pernyataan sikap ini kami perbuat atas perhatiannya kami ucapkan
terima kasih.

Tembusan:
1, Presiden Republik Indonesia
2, Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia
3, Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi Republik Indonesia
4, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
5, Dewan Pers di Jakarta
6, Pertinggal

Dibaca 140 kali

Berita Terkait